Foto: X/OnsOranje

Ronald Koeman: VAR Menghancurkan Sepak Bola

Pelatih Belanda, Ronald Koeman, tidak terima dengan keputusan wasit yang membuat timnya kalah dari Inggris di babak semifinal Euro 2024, Kamis (11/7) dini hari WIB.

Belanda menelan kekalahan dengan skor 1-2 meski sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Xavi Simons pada menit ketujuh.

Namun, pada menit 18, Inggris mendapatkan hadiah penalti. Momen inilah yang dipertanyakan oleh Koeman. Saat itu, Harry Kane melepaskan tendangan dan terdapat percobaan blok dari Denzel Dumfries.

Awalnya, Felix Zwayer yang bertugas sebagai wasit tidak menunjuk titik putih. Namun, setelah melihat Video Assistant Referee (VAR), ia mengubah keputusannya.

Baca juga:

Inggris pun menyamakan kedudukan lewat eksekusi Kane. Kemudian, pada menit 89, mereka mencetak gol kemenangan melalui Ollie Watkins.

Koeman menyebut bahwa VAR telah merusak sepak bola dengan keputusan-keputusan semacam itu.

“Itu bukanlah penalti. Tujuannya (Dumfries) hanya untuk melakukan blok terhadap tendangan. Harry Kane kemudian melepaskan tendangan dan kaki mereka berbenturan,” kata Koeman.

“Sepak bola dihancurkan oleh keputusan semacam ini dari VAR. Penalti semacam ini tidak akan diberikan di Inggris,” tegasnya.

“Apa yang harus anda lakukan sebagai bek? Saya pikir, wasit meniup peluit untuk banyak hal yang aneh. Namun, itu memang bukan alasan kami kalah,” tambahnya.

Baca juga:

Ya, meski kesal dengan keputusan tersebut, Koeman tetap mengakui bahwa Inggris bermain bagus.

Ia bahkan memberikan dukungan bagi mereka untuk mengalahkan Spanyol di partai final pada Senin (15/7) dini hari WIB nanti.

“Inggris memperlihatkan sepak bola yang bagus pada hari ini. Spanyol bermain lebih ofensif dan lebih baik secara pertahanan. Namun, Inggris ada di final dan mereka juga bisa memenangkan Euro,” ujarnya.

“Pemain seperti Phil Foden dan Jude Bellingham merupakan pemain kelas dunia dan bisa membuat anda berada dalam masalah,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *